Minggu, 18 Mei 2008

Konsultasi Tosan Aji

MEMANDIKAN PUSAKA

Saya mendengar Majaiah KERIS akan diterbitkan. Saya termasuk awam dalarn hal keris dan tosan aji. tetapi sekadar ingln tahu saja. apakah bedanya memandikan pusaka dl bulan Sura dengan mewarangi kens? Soalnya, setahu saya marangi (warangan) keris Itu kan pakai uba rampe yang khusus.
Mitro Kahmalang, Bekasi


Memandikan pusaka, biasanya hanya dengan air dan kembang seiaman. Sedangkan mewarangi keris. adalah merendam bilah keris dalam larutan kliusus warangan agar pamor muncul. Bilah kerisyangmau diwarangi. pertama-tama harus "dipuUhkan" dulu dengan jalan dibersihkan dan dislkat dengan air jeruk serta sabun (dulu dipakai juga kelerak). Setelah bltah menjadi putih dan bebas karat, barulah Man direndam dalam larutan warangan yang dituang dl blandongan (tempat mewarangi keris dan kayu, atau boleh juga pralon talang). Tentu sa/a, mewarangi ada "Hmu'nya tersendiri, yang hanya dikuasai ofeh ahli mewarangi. Silahkan. percayakan bilah Anda untuk diwarangi oteh ahiinya, Salah-salah, bilah keris Anda malah rusak Jika sembarangan diwarangi. alau terlalu sering diwarangi. Kens cukup diwarangi lima atau sepuluh tahun sekali. bila pertu. Dan jangan lupa bilah keris diminyaki dengan minyak keris, yang biasanya dibumbui aroma pilihan menurut selera pemilik keris.

MENGELUARKAN KERIS DAR1 WARANGKA

Semoga pertanyaan saya (nl lldak salah atamal, karena saya mendengar akan terbit Maialah KERIS kenka saya nonlon wayang di Taman Mini Begini, ketlka meHhat orang sedang mengetuarkan kens dan warangkanya, saya lihat kerisnya larvgsung ditarik ke sisi kanan tellnga. Apa sih maksudnya, tolong dong dikasih penjelasan.
Sutikno Lubang Buaya. Jakarta


Intinya, menghormati benda pusaka. Boleh Anda lakukan boleh tidak. Itulah cara yang biasa dilakukan kaiangan perkerisan, untuk juga menghormat pemilik keris pusaka yang Anda buka. Tentunya, pemilik pun akan tersanjung puia. jika keris miliknya dihormati. Tenlang kenapa mesti ditarik ke sisi kanan tellnga, anggap saja itu sebagai cara yang khas dilakukan oleh kaiangan perkerisan. Seperti halnya militer yang menarik tangan kanannya. dart member) hormat di depan wajah, apabila bertemu sesama militer atau atasannya.

KERIS BISA BERDIRI

Pada saat ada acara diskusi dl Galen Nasional. Jakarta Pusat. saya melihat sendlri Bapak Haryono Haryo Guritno yang menjadi nara sumber. bisa memukau para undangan dengan mendihkan keris dl atas warangkanya. Mengapa kens bisa berdiri? Apakah Itu lantaran kerisnya sakti?
BUDIONO Kallbaru. Jakarta Pusat


Salah satu keistimewaan keris, meski bentuk bilahnya asimetris. la memihki keseimbangan. Salah satu buktinya, bisa diberdirikan di atas warangka meski jika dilihat. posisinya condong. Jadi, kens berdiri bukan karena kerisnya sakti.Itu semata-mata keseimbangan. Memang tidak semua keris bisa diperiakukan seperti itu. apalagi keris-keris yang berharga. Salah-salah. jika terjatuh karena coba-coba diberdirikan malah rusak. Kan sayang.

KENA WARANGAN

Suatu ketlka. saya pernah me-megang kens yang sudah diwarangi. Setelah itu, tangan saya terasa gatal-gatal. Sisakah dijelaskan. racun apa yang menyebabkan kulit saya menjadi gatal-gatal?
Aryo Bimo
Karangpandan, Surakarta. Jateng.


Warangan, pada hakikatnya adalah racun. Berbahaya apabila tertusuk atau tergores keris yang sudah diwarangi. Cairan warangan yang pekat, jika Anda pegang, akan memmbulkan kulli gatal-gatal. Warangan memang bersifat korosif, danabrasif. Meski memperindah bilah keris sahingga gurat-gurat pamomya muncul. warangan juga "memakan" bilah. Maka, keris yang terlalu sering diwarangi akan semakin keropos. Warangan yang kering di bilah, tidak begitu membuat kulit gatal. Apalagi kalau sudah diminyaki dengan minyak kens. Minyak keris, juga melindungi bilah terhadap karat.

KEGUNAAN KERIS

Sempat disebut, keris dibuat de­ngan berbagai macam kegunaan, Apa saja itu, dan coba terangkan sejelas-Jelasnya
SEMBODO PasarMinggu, Jakarta Selatan


Sebagai awal dapat diketahui bah-wa salah satu kegunaan kens untuk ke-lengkapan pakaian tradisional, baik bagl suku bangsa Jawa maupun suku bang-sa lainnya di Indonesia dan beberapa Negara Asia Tenggara. Jaman sekarang ini, keris dipakai terutama pada acara-acara pemikahan.
Keris dalam budaya Jawa dan be­berapa suku bangsa Indonesia lainnya, juga dapat berlaku sebagai duta atau utusan pribadi Misalnya seorang utu-san raja baru di anggap resmi bilamana utusan itu membawa keris tertentu dari rajanya. Seiaku utusan pribadlm keris juga dapat mewakill seseoirang pria pada waktu memmang seorang gtadis, dan mewakill dinnya di pelaminan pada saat pemikahan.
Sebagai ikatan kekeluargaan, dalam tradisi Jawa sebllah kens kadang-kadang diberikan oleh seorang mer-tuan kepada menantu leiakmya. Kens yang demikian disebut cunduk ulel atau kancing gelung. Sabenarnya masih banyak lagi fungsl keris dalam budaya dan tradisi kita.

3 komentar:

eko mengatakan...

MENDAPATKAN WARANGAN
1. Melalui ini, saya ingin menanyakan, dimana saya bisa mendapatkan atau membeli warangan keris, khususnya yang ada di daerah jakarta. Mohon info alamat dan konteknya
2. Apakah di jakarta juga ada paguyupan para pecinta sekaligus pengemar keris atau toisan aji?jika ada mohon info alamat atau sekretariat dan kontaknya

terima kasih

budi, cibubur

Reny Maruta Wijaya mengatakan...

salam kenal, saya mahasiswa semester akhir yang sedang mengambil skripsi tentang negosiasi identitas komunitas keris.. saya memerlukan data komunitas pecinta keris di Indonesia. bisakah SNKI membantu saya untuk data tersebut? terima kasih.

Anonim mengatakan...

kok tulisannya pada salah2 ketik sih

www.flickr.com